Pemodelan geospasial dalam mendukung konservasi satwaliar

Beberapa minggu yang lalu saya diundang untuk mengisi kuliah tamu untuk matakuliah Analisis Ekosistem di Magister Biologi, Sekolah Ilmu Teknologi Hayati, ITB.

Pada kesempatan tersebut saya berbagi pengetahuan dan pengalaman saya dalam melakukan pemodelan geospasial untuk mendukung konservasi satwa liar, hal yang saya geluti selama hampir 5 tahun terakhir ini.

Saya menyampaikan beberapa materi mengenai overview teknologi dan pemodelan geospasial, serta beberapa contoh penggunaannya dalam membantu konservasi satwa liar.

Saya memiliki background keilmuan spasial dan geografi, sehingga banyak berbicara konservasi satwa liar dalam perspektif spasial, biasanya dari sisi habitatnya, dan hanya sedikit membahas dari sisi biologi dan ekologi satwa.

Mendapatkan sesi memberi kuliah 90 menit diikuti dengan 30 menit, saya mengubah format kuliah menjadi format penyampaian materi – diskusi yang lebih cair dan fleksibel, karena peserta kuliah yang hanya 9 orang.

Kuliah yang berlangsung secara daring ini saya nilai cukup sukses, dan bagi saya pribadi, pengalaman ini memberikan kepuasan tersendiri, apalagi sebelumnya saya merasa pesimis dan tidak memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkannya.

Jika tertarik dengan materi yang saya sampaikan, silakan download materi presentasi saya di sini:

Unduh materi

Bagikan ke temanmu:
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on telegram
Tentang penulis:

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

CONTENT

Artikel terkait:
Sedang belajar R di RStudio? Pelajari di sini:Pelajari lebih lanjut..
Scroll to Top